Thalasemia Movement, Komunitas yang Membantu Para Penderita Kelainan Darah



Thalasemia Movement merupakan sebuah komunitas yang didirikan oleh sekumpulan pemuda dimana mereka juga mengidap penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetik. Selain itu, terdapat juga beberapa mahasiswa yang memiliki kesadaran untuk membantu para penderita.

Berawal ketika Aditya, salah satu mahasiswa di Universitas Bina Nusantara (Binus) sering berjumpa dengan rekannya yang juga mengidap Thalasemia. Sehingga terbesitlah pemikiran membuat sebuah wadah untuk menaungi para penderita Thalasemia.

Mahasiswa 27 tahun ini mengatakan, tujuannya diadakan komunitas ini karena adanya kesadaran untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat mengenai bahayanya Thalasemia. Karena diketahui  terdapat 9.000 sampai dengan 10.000 jiwa yang mengidap penyakit tersebut dan juga tergolong sangat berbahaya.

“Terlahir dari jiwa sosial saya, sejak umur SMP dan SMA saya udah mulai update bikin kesadaran Thalasemia ke temen-teman, keluarga, bahwa masyarakat harus mengetahui Thalasemia itu apa. Kalau nggak dicegah, nanti resikonya bisa seperti saya sendiri,” ujar ketua Thalasemia Movement 2016 tersebut, Kamis (31/5).




Selama melakukan sosialisasi pada masyarakat, komunitas tersebut juga bekerjasama dengan beberapa dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk membantu para penderita penyakit Thalasemia.

Bahkan, Adit bersama dokter RSCM pernah menjadi pembicara dan perwakilan Indonesia di acara Thalasemia skala Internasional. Mereka berbagi cerita mengenai Thalasemia dari berbagai negara, sehingga dapat menyebarkan informasi terbaru tentang penyakit tersebut.

Sosialisasi yang diadakan oleh Adit bersama para Dokter pun membuahkan hasil yang positif. Banyak para penderita Thalasemia yang awalnya merasa minder karena menjadi korban bullying, akhirnya mengikuti komunitas ini dan ikut membantu menyebarkan informasi pada masyarakat. (beben)

BEM IBI-K57
BEM IBI-K57

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar