Ikuti Aksi 211, PTDI: Merasa Tersinggung Kalimat Tauhid Dibakar



Perguruan Tinggi Dakwah Islam mengikuti Aksi Bela Tauhid atau disebut Aksi 211. Organisasi tersebut melakukan unjuk rasa lantaran merasa tersinggung karena kalimat tauhid dibakar oleh oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut.

"Sebagai umat muslim kita merasa tersinggung karena itu kalimat tauhid, kenapa tidak dilipat," ujar Imas salah satu anggota PTDI, Jumat (2/11).

Selain itu, ia bersama organisasinya ingin agar sanksi yang diberikan oleh Banser ditegakkan. Mengingat bendera yang dibakar merupakan kalimat Laillahaillallah.

"Kita ingin ygng lebih baik. Ketika bendera di bakar jelas itu kalimat Laillahaillallah," tegasnya.



PTDI melakukan aksi membawa ratusan massa dengan menaiki tiga bus. Tak hanya pria, wanita pun mengikuti aksi bela tauhid tersebut dengan menggunakan busana muslim serba hitam.

Sebelum melakukan aksi, mereka bersama jamaah laki-laki lainnya terlebih dahulu melaksanakan shalat Jumat di Masjid Istiqlal. (Riyan)
BEM IBI-K57
BEM IBI-K57

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar