CAMPING CERIA MAPASK DI GUNUNG SALAK




Mahasiswa Pecinta Alam Kosgoro yang tergabung dalam Organisasi MAPASK, melakukan kegiatan camping ceria. Kegiatan tersebut dilakukan pada Jumat, 19 Januari 2018 bertempat di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Perjalanan Menuju Gunung Salak

Terdapat 5 orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Yakni empat orang anggota Mapask dan satu mahasiswa Kosgoro. Memulai perjalanan tepat Jumat tengah malam dengan menaiki kereta api jurusan Jakarta Bogor.

Setelah tiba di stasiun bogor, kelima mahasiswa tersebut pun melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dan menaiki kendaraan umum. Sambil menunggu fajar tiba, mereka memutuskan untuk bermalam di salah satu warung kaki gunung Salak.

Bertepatan dengan hari Jumat, kelima mahasiswa itu pun akhirnya memilih untuk melakukan sholat Jumat terlebih dahulu sebelum memulai pendakian ke Gunung Salak.

Dinamika Selama Perjalanan Menuju Puncak

Usai sholat Jumat, akhirnya kelima mahasiswa tersebut mulai melakukan pendakian. Mereka pun tak lupa membawa bekal keperluan selama perjalanan yang terhimpun dalam tas gunung (carrier) yang digendong di pundaknya.

Langkah setapak demi setapak pun dilalui. Berbagai macam jalanan, mulai dari landai sampai terjalpun dihadang. Bahkan, menghadapi hutan belantara dan hujan pun sepertinya sudah biasa bagi mereka.

Malam hari pun telah tiba, akhirnya mereka memutuskan untuk mendirikan tenda. Saat itu, kerjasama tim pun mulai terbentuk. Karena selain tempat untuk menginap, kelima mahasiswa tersebut juga harus menyiapkan makanan dan juga kehangatan seperti api unggun.

"Ada yang membuat tenda, bikin api unggun, dan membuat makanan," ujar David salah satu anggota Mapask yang mengikuti acara tersebut.

Selama berada di tenda, mereka menikmati makanan yang dimasak sambil ditemani hangatnya api unggun. Namun, pada saat itu cuaca kurang bersahabat, sehingga angin kencang pun meniup tenda yang telah didirikan.

Tetapi, disitulah keseruan yang didapat menurut mereka. Berada dalam tenda sambil menikmati kencangnya terpaan angin.

Lakukan Sosialisasi Pedesaan

Terbitnya Matahari pun membangunkan kelima pendaki tersebut. Mereka pun mulai bersiap-siap berkemas untuk turun dari gunung.

Saat tiba dio tengah perjalanan, terdengar suara air terjun,sehingga mengundang mereka untuk berkunjung menikmati indahnya suasana di curug tersebut. beben


BEM IBI-K57
BEM IBI-K57

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar